penyimpangan sosial

Posted: Maret 6, 2010 in kuLiah
Tag:
  1. Pengertian Perilaku Menyimpang

Ada beberapa definisi penyimpangan sosial, yang diajukan oleh para sosiolog.

  • James Vander Zender

Perilaku menyimpang merupakan perilaku yang dianggap sebagai hal tercela dan di luar batas-batas toleransi oleh sejumlah besar orang.

  • Robert M.Z. Lawang

Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku tersebut.

  • Bruce J. Cohen

Perilaku menyimpang adalah setiap perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri dengan kehendak-kehendak masyarakat atau kelompok tertentu dalam suatu masyarakat.

Ciri-ciri Perilaku Menyimpang

  • Penyimpangan bisa diterima bisa juga ditolak

Perilaku menyimpang tidak selamanya merupakan hal yang negatif. Ada beberapa penyimpangan yang diterima bahkan dipuji dan dihormati, seperti orang jenius yang mengemukakan pendapat-pendapat baru yang kadang bertentangan pendapat umum.

  • Penyimpangan relatif dan mutlak

Pada kebanyakan masyarakat modern, tidak ada seorang pun yang masuk kategori sepenuhnya penurut (conformis) ataupun sepenuhnya penyimpangan.

  • Terdapat norma-norma penghindaran dalam penyimpangan

Apabila dalam suatu masyarakat terdapat nilai atau norma yang melarang suatu perbuatan yang ingin sekali diperbuat oleh banyak orang, maka akan muncul “norma-norma penghindaran”. Norma-norma penghindaran adalah pola perbuatan yang dilakukan orang untuk memenuhi keinginan mereka, tanpa harus menentang nilai-nilai tata kelakuan secara terbuka,. Jadi, norma penghindaran merupakan suatu bentuk penyimpangan perilaku yang bersifat melembaga.

  • Penyimpangan sosial bersifat adaptif

Penyimpangan sosial tidak selalu menjadi ancaman karena kadang-kadang dapat dianggap sebagai alat pemelihara stabilitas sosial. Di satu pihak, masyarakat memerlukan keteraturan dan kepastian dalam kehidupan. Kita harus mengetahui, sampai batas tertentu, perilaku apa yang kita harapkan pada orang lain, apa yang orang lain inginkan dari kita, serta wujud masyarakat yang seperti apa yang pantas bagi sosialisasi anggota.

Sebab-sebab Terjadinya Perilaku Menyimpang

  • Ø Dari Sudut Pandang Sosiologi
    • o Perilaku menyimpang karena Sosialisasi

Teori sosialisasi didasarkan pada pandangan bahwa dalam sebuah masyarakat ada norma inti dan nilai-nilai tertentu yang disepakati oleh seluruh anggota masyarakat. Seseorang biasanya menyerap nilai-nilai dan norma-norma dari beberapa orang yang cocok dengan dirinya saja. Akibatnya, jika ia banyak menyerap nilai-nilai atau norma yang tidak berlaku secara umum, ia akan cenderung berperilaku menyimpang.

  • o Perilaku menyimpang karena anomie

Menurut Emile Durkheim, anomie adalah suatu situasi tanpa norma dan nilai-nilai serta tanpa arah sehingga tidak tercipta keselarasan antara kenyataan yang diharapkan.

Robert K. Merton menganggap anomie disebabkan adanya ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara-cara yang dipakai untuk mencapai tujuan tersebut.perilaku menyimpang akan meluas jika banyak orang yang semula menempuh cara-cara yang wajar kemudian menempuh cara yang menyimpang.

  • o Perilaku meyimpang karena hubungan differensiasi

Menurut Edwin H. Sutherland, agar terjadi penyimpangan seseorang harus mempelajari terlebih dahulu bagaimana caranya menjadi seseorang yang menyimpang. Pengajaran ini terjadi akibat interaksi sosial antara seseorang dengan orang lain.

  • o Perilaku menyimpang karena pemberian julukan (labelling)

Menurut Edwin M. Lemert, seseorang menjadi orang yang menyimpang karena proses labelling berupa julukan, cap, dan merk yang ditujukan oleh masyarakat ataupun lingkungan sosialnya.

  • Ø Dari Sudut Pandang Biologi

Dari sudut pandang biologis diyakini bahwa penyimpangan sosial berhubungan dengan faktor-faktor biologis, seperti tipe-tipe sel tubuh.

  • Ø Dari Sudut Pandang Psikologi

Teori ini berpandangan bahwa penyakit mental dan gangguan kepribadian berkaitan erat dengan beberapa bentuk perilaku menyimpang karena perilaku menyimpang sering kali dianggap suatu gejala penyakit mental. Selanjutnya perilaku menyimpang seringkali dikaitkan dengan penyakit mental.

  • Ø Dari Sudut Pandang Kriminologi
    • o Teori Konflik

Dalam teori ini terdapat dua macam konflik, yaitu sebagai berikut:

1)      Konflik budaya, terjadi apabila dalam suatu masyarakat terdapat sejumlah kebudayaan khusus yang masing-masing cenderung tertutup sehingga mengurangi kemungkinan timbulnya kesepakatan nilai.

2)      Konflik kelas sosial, terjadi akibat suatu kelompok menciptakan peraturan sendiri untuk melindungi kepentingannya.

  • o Teori Pengendalian

Kebanyakan orang menyesuaikan diri dengan nilai dominan karena adanya pengendalian dari dalam maupun dari luar. Pengendalian dari dalam berupa norma yang dihayati dan nilai yang dipelajari seseorang. Pengendalian dari luar berupa sanski terhadap hukuman terhadap tindakan penyimpangan.

  1. D. Jenis-jenis Perilaku Menyimpang
  • Penyimpangan Sosial Primer

Adalah penyimpangan yang bersifat sementara. Orang yang melakukan penyimpangan primer masih tetap diterima oleh kelompok sosialnya karena secara tidak terus menerus melanggar norma-norma umum.

  • Penyimpangan Sosial Sekunder

Adalah penyimpangan yang dilakukan secara terus menerus, meskipun sanksi diberikan kepadanya, sehingga para pelakunya secara umum dikenal sebagai seorang yang berperilaku menyimpang.

Bentuk-bentuk Perilaku Menyimpang dalam olahraga

  • Penggunaan Doping

Pada awalnya, sebagian doping atau obat-obatan terlarang digunakan para kalangan dokter sebagai usaha rasa sakit berlebihan yang di alami oleh pasien-pasiennya. Akan tetapi, obar tersebut akhirnya menjadi “obat terlarang” karena digunakan oleh orang-orang yang sehat secara jasmani untuk mengurangi tinkat kesadaran dan memperoleh perasaan tidak punya lelah.

  • Perilaku Seks di Luar Nikah / skandal seks

Naluri seks yang dimiliki manusia merupakan anugerah Tuhan. Keberadaan manusia di bumi ini berlangsung terus menerus karena dilanjutkan turun temurun. Akan tetapi naluri seks yang tidak terkendali atau dilakukan tanpa aturan akan mendatangkan kekacauan dalam masyarakat, antara lain berjangkitnya penyakit kelamin, perkelahian, dll. Perilaku menyimpang dalam olahraga yang berupa perilaku seks/skandal seks bisa kita lihat melalui olahraga sepak bola, dimana kita sering mendengar bahwa pemain Timnas Inggris sebelum melakukan pertandingan di Piala Dunia Korea-Japan melakukan suatu pesta seks.

Komentar
  1. Andri mengatakan:

    Wah mas makasih banget ya, sangat berguna ini, saya ijin copas ya, mau saya jadikan bahan presentasi nanti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s