ranah teknologi Pembelajaran

Posted: November 5, 2009 in kuLiah
Tag:,

Teknologi Pembelajaran

1 Ranah Pengembangan

Akar ranah pengembangan ialah kawasan produksi media dan kemampuan media dalam menyampaikan juga telah membuat perubahan dalam bidang tersebut. Meskipun perkembangan buku teks dan alat pembantu terlebih dahulu, munculnya film merupakan titik awal kemajuan dalam gerakan era audiovisual pada era modern dalam teknologi pembelajaran. Pada dasawarsa 1930an film mulai digunakan dalam pembelajaran. Sisi lain munculnya film adalah berdirinya perusahaan film. Penelitian tentang film dilakukan dan di organisasi – oraganisasi komersial seperti The Society For Visual Education didirikan, peristiwa itu tidak saja merangsang produksi materi ini, seperti Educational Screen dan See and Hear.

Selama perang PD II, banyak tipe bahan pembelajaran dihasilkan untuk pelatihan militer, khususnya film ( Seatlerm 1968 ). Setelah perang, media  televisi juga diterapkan dalam pendidikan, sebuah genre baru program televisi muncul. Di sisi lain, dukungan pemerintah untuk mendanai dalam skala besar menunjang proyek – proyek kurikulum yang memadukan berbagai tipe media pembelajaran yang lain. Selama akhir dasawarsa 1950-an dan awal 1960-an materi pembelajaran  berprograma dikembangkan. Menjelang 1970-an komputer digunakan untuk pembelajaran, dan permainan-permainan simulasi sudah tampak dimainkan di sekolah-sekolah. Selama dasawarsa 1980-an teori dan praktek dalam bidang pembelajaran yang dibantu oleh komputer juga berkembang subur dan menjelang 1980-an multi media yang dipadu dengan komputer menjadi bagian dari ranah itu.

Di dalam ranah pengembangan, terdapat hubungan yang komplek antara teknologi dan teori yang mengendalikan rancangan pesan dan strategi pembelajaran. Peada dasarnya, ranah pengembangan dapat dideskripsikan oleh:

  • Pesan berdasarkan isi pembelajaran
  • Strategi pembelajaran berdasarkan teori, dan
  • Manifestasi fisik
  • Materi pembelajaran

Ranah pengembangan dapat diorganisasikan menjadi 4 kategori:

1.1.1 Teknologi Cetak

Teknologi cetak adalah cara-cara untuk memproduksi atau menyebarkan materi, seperti buku dan materi visual statis, yang pada umunya dilakukan melalui proses cetak mekanis atau fotografis. Subkategori ini mencakup teks, grafis dan sajian atau reproduksi foto. Materi cetak dan visual melibatkan teknologi yang paling dasar. Materi ini memberikan dasar baik untuk perkembangan maupun pemanfaatan kebanyakan materi dalam bentuk hardcopy. Teks yang ditampilkan oleh kompeter merupakan contoh pemanfaatan teknologi berbasis komputer untuk produksi. Apabila teks itu dicetak dalam hardcopy dan digunakan untuk pembelajaran, hal itu merupakan contoh penyebaran dalam teknologi cetak.

Cara untuk mengorganisasikan informasi cetak dan informasi visual memberikan kontribusi pada tipe belajar yang akan terjadi. Pada level yang paling dasar, buku teks yang sederhana dapat diorganisasikan secara urut, namun juga bisa diatur menurut “kesukaan pemakai”. Bentuk lain teknologi cetak seperti teknologi berprograma sudah dikembangkan berdasarkan norma teoritis dan strategi pembelajaran lain. Secara specifik, teknoogi cetak/visual memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Teks dibaca secara linier, sedangkan visual disajikan secara paralel
  • Keduanya merupakan media satu arah, yaitu komunikasi reseptif
  • Pengembangan keduanya bergantung pada prinsip – prinsip kebahasan dan persepsi visual
  • Kedua berpusat pada pembelajar
  • Informasi dapat dioraganisasi dan ditata lagi oleh pemakai.

2 Teknologi Audiovisual

Adalah cara untuk memproduksi atau menyebarkan materi dengan menggunakan mesin mekanis dan atau elektronis untuk menyajikan pesan auditori dan visual. Secara spesifik, teknologi audiovisual cenderung memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Bersifat linier
  • Menyajikan visual dinamis
  • Digunakan dalam cara yang ditentukan oleh perancang
  • Cenderung menyajikan konsep real dan abstrak fisik
  • Dikembangkan menurut prinsip teknologi behavioral dan psikologi positif
  • Sering berpusat pada guru dan tidak banyak melibatkan kegiatan pembelajara secara interaktif.

3 Teknologi Berbasis Komputer

Adalah cara untuk menghasilkan atau menyebarkan materi dengan menggunakan sumber – sumber yang didasarkan pada mikro prosesor. Teknologi berbasis komputer, baik perangkat keras maupun perangkat lunak, pada umumnya memiliki karakteristik sebagai berikut:

ü  Dapat digunakan secara random atau tidak urut.

ü  Dapat digunakan sesuai dengan kemauan pebelajar.

ü  Konsep – konsepnya biasanya disajikan dalam bentuk simbol – simbol, kata – kata, dan grafik.

ü  Belajar dapat berpusat pada siswa dan menghendaki kegiatan pembelajaran secara interaktif.

4 Teknologi Terpadu

Adalah cara – cara untuk memproduksi dan menyebarkan materi yang mengandung beberapa bentuk media dengan panduan komputer. Banyak kalangan percaya bahwa teknoogi yang paling canggih untuk pembelajaran melibatkan panduan bebrapa bentuk media dengan panduan komputer. Contoh – contoh komponen perangkat keras dari sistem yang terpadu dapat melibatkan komputer dengan kemampuan materi berskala besar, dengan hard drive internal dengan color monitor beresolusi tinggi.

Pembelajaran dengan teknologi terpadu memiliki karakteristik sebagai berikut:

ü  Dapat digunakan secara random atau acak

ü  Dapat digunakan sesuai dengan kemauan pebelajar.

ü  Konsep – konsep disajikan secara realistik dalam konteks pembelajaran.

ü  Materi memadukan kata dan imagery dari sumber – sumber media.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s